Telah Ditemukan: Seorang Karyawan Yang Menemukan: Blog Aneh yang berisi: Berita-Berita Mengenai: Segala Sesuatu yang Nggak Penting
Posted by Nico | Posted in Sama Sekali Ga Penting | Posted on 25-05-2009
0
Jakarta, Lampu Biru
Seorang pemuda (26 thn) berwajah biasa-biasa saja menemukan sebuah blog yang diperkirakan memiliki isi sama sekali tidak penting. Pemuda yang bekerja di salah satu majalah pariwisata itu memaparkan kepada Lampu Biru mengenai awal mula ia menemukan blog tersebut…
“Saya mulai mengisi blog tersebut, dua bulan setelah saya pertama kali membeli hosting dan domainnya.” Ia membuka pembicaraan, “Yah, selain karena terlalu sibuk dengan kerjaan sehari-hari, saya juga memang awalnya agak-agak malas untuk memulai blog ini. Maksud saya, siapa sih yang tertarik sama hal-hal gak penting yang akan saya tulis nantinya?”
Lalu mengapa akhirnya memberanikan diri untuk mulai menulis?
“Ah itu nggak penting”, ujarnya singkat, “Intinya saya ingin mencoba menyajikan ketidakpentingan dalam wujud sealami mungkin supaya mudah dibaca dan dipahami oleh para pembaca”
Anda yakin blog ini akan dibaca oleh orang-orang?
Pemuda itu menatap kami lekat-lekat, tangannya dikepalkan, dia tampaknya cukup tersinggung oleh pertanyaan barusan. Dengan napas memburu ia mendekatkan tubuhnya pada kami.
“Nggak sih”, ia menjawab santai sambil kembali duduk. *GubraX. “Saya ini hanya penulis pemula, belum bisa menghipnotis maupun memastikan orang-orang agar suka pada tulisan-tulisan saya. Tapi justru karena itu, saya mau mencoba
”
Kira-kira target ke depannya apa yang ingin dicapai melalui blog tersebut?
“Untuk langkah awal, asal bisa posting secara rutin aja saya udah seneng koq mas… Kalo ternyata ada yang kasih komen, kasih kritik, kasih krupuk, kasih ciuman (loh?!) juga akan saya terima dengan sukacita.”, pemuda itu menjawab dengan bijak menutup perjumpaan kami yang sangat singkat itu.
So, bagaimana nasib blog aneh yang ditemukan oleh pemuda tersebut? Akankah ia berhasil? Kita semua adalah saksinya. Sekian, Tim Lampu Biru melaporkan dari TKP.

