Featured Posts

Hash 002 : #Plot Cerita Fiksi by @WindyAriestanty Tertarik dengan pembuatan cerita fiksi? Windy Ariestanty, Editor GagasMedia, penulis Shit Happens, pagi ini berbagi tentang penulisan #Plot. Ikuti ceritanya berikut ini : Selamat pagi semua! Pagi...

Read more

Akhirnya Datang Juga Growing up is sucks. That's what I thought when I was 14, Pikiran itu muncul ketika menyaksikan lelahnya Ayah bekerja mencari nafkah, dan Ibu yang pontang-panting mengurus rumah tangga, Pak Harun,...

Read more

Conversation? What Conversation? Conversation? What Conversation? Okay, here are the facts: 90% lebih pembaca blogpost ini, akan berasal dari link yang saya post di Twitter. So, I'm assuming 90% lebih pembaca pasti sudah mengenal,...

Read more

#001 Intweetview : @Pitra Satvika a.k.a. @Anakcerdas... Pitra Satvika atau yang dulu kita kenal di jagat twitter dengan id @anakcerdas adalah salah satu orang yang berjasa mempopulerkan twitter ke Indonesia dan menjadi influencer munculnya beragam conversation...

Read more

Hash 001 : #Copywriting by @Subiakto Priosoedarsono Untuk kesempatan kali ini, Lampu Biru menampilkan catatan seputar area #copywriting di dunia advertising yang disampaikan oleh Bapak @Subiakto, Presiden Direktur Hotline Advertising melalui account Twitternya. Atas...

Read more

ibukota ku ibu tiri

Posted by Si Jam Emas | Posted in Penting aja | Posted on 28-10-2009

3

bukan berita baru kalo ibukota jakarta kita tercinta memang padet sepadet-padetnya..

semua suku ada disini, semua kerjaan ada disini, semua barang ada disini..dari yang murah mahal, bersih kotor, bekas baru*agak ga nyambung emang*

tapi satu hal yang jarang sekali ada di jakarta yakni adalah……

KEPEDULIAN SOSIAL..

bukan sok jadi malaikat bukan sok jadi pengkritik masalah sosial..

tapi ini adalah output selama mikir berhari-hari dari pengalaman sendiri..

HAH…

saya adalah seorang petualang sejati di rimba jakarta yang setiap hari nya memakai bus yang paling elit sejakarta:)

setiap hari saya melihat kelakuan orang-orang di dalam bus tersebut dan PERCAYALAH SAUDARA!!!mereka aneh dalam cara mereka masing-masing..

di bus ada yang duduk tegak,,duduk nyantai,,duduk makan tempat,,duduk sambil tidur dan lain-lain..yang berdiri ga kalah beragam ada yang nyender kaya orang ga punya tulang,,ada yang berdiri sambil angguk-angguk kepala*karena lagi dengerin musik*,, ada juga yang mencoba adegan berbahaya yakni tidur sambil berdiri.

nah,,spesifikasi masalah sosial yang ingin saya bahas disini pada hari ini adalah yang terjadi kepada orang-orang yang berdiri di dalam bus paling elit di Jakarta tersebut, dan bukan masalah bagaimana mereka berdiri.

jadi begini,,sewaktu pagi ketika saya mau berangkat ke kampus,,saya kebetulan tidak dapet tempat duduk (kebetulan merupakan kosakata sarkastik dalam kalimat ini-.-”), jadi lah saya berdiri dengan cantik di samping seorang wanita yang sudah cukup dewasa..

dia berdiri di bagian belakang bus, berpegangan pada tiang yang ada namun berdiri agak jauh dari tiang tersebut*sekitar setengah lancang kanan lebih sedikit-.-” *

logika nya, jarak antara wanita dan tiang tempat ia berpegang itu bisa di huni oleh satu orang dengan ukuran badan relatif standart, namun berhubung saya malas ke belakang, dan berhubung saya merasa belum perlu ada yang disana,,saya diam saja..

sampai ketika di stasiun pemberhentian berikutnya, datang lah seorang mba-mba usia terbilang muda dengan barang bawaan segudang..dia berdiri di antara saya dan wanita tersebut..*kasian mba-mba nya,,kejepit kaya sarden*

MENURUT saya,, sudah seharusnya dan sepantas nya bagi si wanita tersebut untuk memindahkan badannya agak mendekat ke tiang, sehingga si mba itu tidak terjepit di antara saya dan si wanita tersebut..mengingat sebelah saya yang lain uda padet sama orang-orang yang bergelantungan.

namun

2 menit berlalu dengan keadaan krik krik..si wanita tiang tidak juga berpindah tempat..

5 menit masih dengan posisi yang sama..

akhir nya saya ga tahan dengan keadaan jepit-menjepit itu dan saya akhirnya noel si wanita tiang..

“mba,,bisa geseran dikit ga kesana*seraya menunjuk ke tiang*?”, kata saya pada wanita tiang

dan tebak donk dia ngomong apa…

“emank kenapa?*dengan tampangnya yang uda di tekuk 10 kali”

saya pun bilang: “kan kasian mba nya kejepit”

si wanita tiang itu pun menjawab lagi: “ya uda..suru aja mba nya pindah,kenapa harus saya?”

NGEK NGOK!!!!!

seketika saya cuma bisa melonggo melihat kelakuan si wanita tiang..

pesan moral yang saia ingin bagi dengan kalian disini adalah..*hahaha,,pesan moral*

koq bisa ya seseorang bisa seperti si wanita tiang..sebenar nya kalo saya mau bersikap adil..ya memang..tinggal saya suru aja si mba barang banyak untuk pindah ke belakang.toh dia yang paling terakhir memasuki kawasan saya dan si wanita tiang..

namun setelah saya mendapati si wanita tiang berkata seperti itu,,saya jadi “memihak” ke si mba barang banyak.

apakah memang si wanita tiang terlalu lelah untuk bergeser?bahkan untuk kenyamanannya sendiri.

mana ya karakteristik orang indonesia yang selalu ada di pelajaran ppkn,plkj dan bahasa indonesia semasa saya SD yang bilang orang indonesia itu ramah-tamah,dan suka menolong..

yang saya lihat ketika itu adalah seseorang yang jutek judes mau menang sendiri..

saia ga menyalahkan si wanita tiang atau membela si mba barang banyak..

saya hanya prihatin..

di sebuah ibukota yang pastinya merupakan kota besar,,terjadi hal seperti ini,,

seharusnya kota besar kan dipenuhi dengan orang yang open-minded, tidak egois atau setidak nya memiliki nalar yang lebih baik daripada di kota-kota kecil.*atau nalar saya yang berbanding terbalik dengan orang0orang?*

si wanita tiang seharusnya dapat berbaik hati lah mengikuti nalarnya sebagai manusia yang berhati untuk bergeser membagi tempat kepada si mba barang banyak..

tapi mana??mana orang-orang indonesia yang katanya baik ramah suka menolong dan lain2??

apa memang ibukota kita mengajarkan kita untuk struggle sendiri tanpa mikirin orang lain,,untuk meng-skip kebutuhan orang lain demi kenyaman diri sendiri..

ibukota menjadi ibu tiri di beragam hal..

cerita si wanita tiang dan mba barang banyak hanya sebuah potret kecil yang kejam dari kota jakarta kita yang  megah ini..

sebuah cerita mengenai hilangnya kepedulian sosial di jakarta raya..*sigh*

semoga tulisan saya kali ini bisa membuat kita semakin berbobot yagh..walaupun memang ga penting…

tapi bener degh..hal yang semakin ga penting kelihatannya akan terlihat sangat penting tergantung bagaimana kita melihat nya:p

peace out yo!!

NB: agak diluar konteks tapi hari ini saya baru tau saya ga suka abon ayam..YAIKZZZ

ha-ha-hai:)

Posted by Si Jam Emas | Posted in Sama Sekali Ga Penting | Posted on 22-10-2009

2

erm,,

zzz..

err…

gue bingung mau mulai menulis blog dari belah mana..:)

ok,,we’ll fix it together,,berhubung ini adalah postingan pertama untuk lampu biru,,gue memutuskan untuk memperkenalkan diri:)

saia ada lah SI JAM EMAS!!!!:)

kontributor tulisan baru untuk webblog lampu biru:)

to be honest..saia cuma kenal satu dari beberapa kontributor di lampu biru..jajaja..karena menurut suatu peribahasa..tak kenal maka tak sayang..

 

sebenernya saia uda punya draft buat postingan kali ini loh,,tapi sebagai penulis baru,,insting spontanitas saya masi sangat kuat:) jadi lah saya ga memakai si draft tersebut:) dan malah berusaha membuat postingan yang spontan tapi berantakan ini*semoga masi bisa di mengerti*

 

sebenernya di otak saya ada begitu banyak cerita untuk lampu biru.dari kesalahan teknis yang menyebabkan saya tertunda 2 hari untuk nulis disini..sampai kenyataan bahwa sebenernya sekarang saya sedang clueless mau nulis tentang apa tapi merasa harus nulis di lampu biru malam ini.

tapi saya ga sabar pengen main di tempat baru:)

mungkin ada yang bingung dengan wujud asli saya??

haha,,ok,,saya adalah wanita berumur 20 tahun yang senang bermain bersama teman dan sangat suka menulis,,serta mempunyai kecenderungan moody yang amat sangat namun tetap baik..

kesibukan saya sekarang adalh main dan bernyanyi..:) saia masi berkuliah dan masi pingin lulus dengan nilai memuaskan:)

 

ok,,berhubung sebenernya saya cape dan lelah,,

saia sudahi sajah postingan karena ini..karena tujuan saya posting cuma mau ngetes acc dan memuaskan libido menulis saya yang sudah lama tidak dilepas:)

 

akhir kata saya ucapkan..

sampai jumpa di blog ga penting yang memandang sesuatu selalu dari sisi penting dari hal yang ga penting memakai kacamata si jam emas:)

have a nice day,,semoga tulisan saya tidak mematikan semangat kalian untuk beraktivitas pagi siang sore dan malem ini:)

peace out yo!

Kiamat di sana, Kiamat di sini, Kiamat di sana-sini

Posted by Nico | Posted in Penting aja | Posted on 12-10-2009

Tags: , ,

2

Untuk sejenak, segenap warga Lampu Biru mengajak pembaca sekalian hening sejenak dan mencoba merasakan kesedihan, keputusasaan, serta penderitaan yang dialami oleh saudara-saudari kita di Padang, serta daerah-daerah lainnya yang terkena hantaman bencana.

Sebagian dari teman-teman mungkin sudah mengekspresikan kegundahan itu lewat mengulurkan tangan dan memberi sumbangan. Sebagian dari kita mengadopsi bentuk kepeduliannya di era digital ini dengan menulis blog dan meneruskan tweet nomor rekening sumbangan dan posko-posko peduli. Ada juga yang terjun langsung ke lokasi untuk meninjau dan memberikan pertolongan semampunya.

Sayangnya, saat ini sudah bukan lagi era kampanye. Jika masih, mungkin akan berbondong-bondonglah para utusan partai dan kaum pencari nama dalam mendirikan tenda-tenda penuh atribut kebesarannya di sana. Ironis memang, bagi mereka (dan kita) harus ada waktunya untuk menolong, dan ada waktunya untuk tidak perlu peduli. Dan ironisme itu menjadi semakin menyayat ketika saya menemukan beberapa hal ‘tidak penting’ yang tidak sepantasnya diutarakan pada masa berkabung seperti ini melalui situs-situs jaringan sosial.

Makanya hal-hal tersebut akan saya tulis di sini sebagai wujud protes saya atas bentuk adaptasi masyarakat yang salah sekalipun bencana memang semakin sering terjadi.

Inilah 5 Hal Tidak penting yang tidak perlu dilakukan di social networking sites saat bencana tiba yang sempat saya tangkap :

  1. Menulis “Saya menyumbang Rp ……… untuk gempa Sumatera Barat hari ini, kalo kamu?” di status Facebook.

Okelah, kita semua paham maksudnya adalah untuk meng-encourage orang-orang supaya memberikan sumbangan (juga). Tapi mbok ya ndak usah pamer gitu lhaa… Ajaran agama kan menyatakan, bukan nilai namun keikhlasan lah yang dihitung.

Hal yang sama juga disebutkan berkali-kali oleh para pengemis bis kota, “Bapak, Ibu, Kakak, tolonglah kami mencari sesuap nasi, daripada kami menodong ataupun menjambret, itu tidak halal. Ikhlas dari Anda, Halal bagi kami.”

2. Menulis “Sumbangan untuk Gempa Padang bisa disalurkan ke No. Rekening -sekian-sekian-sekian- . Yang nggak nyumbang, BUKAN MANUSIA loe!”

Trus apaan? Combro nggak bisa facebook-an lho (Setau saya dulu sih begitu, gak tau deh kalo sekarang). Ini malah terang-terangan bernada pemerasan dan pemalakan. Completely wrong way too dude. Especially when you’re not on a bus.

3. Menulis “Hore, Gempa lagi!!!”

Ga perlu dijelaskan kayanya.

4. Serta merta mencari-cari referensi tentang bencana-bencana yang…. akan datang. Dan tampaknya baru terpuaskan jika semua orang menjadi paranoid.

Biasanya posting-posting status orang-orang ini dimulai dengan “Waspadalah..”, “Hati-Hati..”, “Konon..”, “Katanya..” dan kalimat-kalimat yang tidak jelas referensinya dari mana. Nggak salah sih memperingatkan orang-orang untuk senantiasa waspada. Tapi nggak semua orang menanggapi seruan kita secara positif. Dan sebelum menyebarkan suatu informasi, hendaknya kita memastikan bahwa informasi itu benar-benar solid dan dapat dipercaya. Bukan hoax yang dibuat oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Karena konon, ada Undang-Undang untuk mereka yang menyebarkan berita-berita palsu dan meresahkan masyarakat. Katanya sih begitu. Waspadalah!

5. Menyerukan “Kiamat telah tiba”, berteriak-teriak histeris, memaksa orang untuk bertobat, dan melakukan tindakan-tindakan absurd lainnya yang berkaitan dengan Akhir Zaman.

Katakanlah ini memang akhir zaman, Tuhan sudah bosan dengan kemaksiatan manusia, dan Miyabi batal syuting dengan Raditya Dika. So what’s the purpose of your scream? Kiamat-kiamat kecil seperti ini memang sudah terjadi dari dulu, jadi, tanpa mengecilkan arti bencana kali ini, jika Yang Mahakuasa memang memiliki rencana atas umatnya di Padang, maka terjadilah menurut kehendak-Nya.

Begitu juga jika Ia memutuskan untuk meng-kiamat-kan Jakarta, atau dunia, saat ini juga misalnya. Ya terjadilah. Siap nggak siap, kita memang sudah akan dihakimi berdasarkan dosa dan pahala yang kita perbuat di dunia.

Saya bukan orang atheis yang (mungkin) tidak percaya akan konsep kiamat. Justru saya selalu berpendapat bahwa segala sesuatu yang memiliki awal, pasti memiliki akhir. Kiamat, Akhir Zaman, Doomsday, you name it! Mungkin itu terjadi di 2012, 2016, 2020, 3000, atau kapan pun Ia mau. Atau bahkan mungkin sudah terjadi, hanya kita yang belum menyadarinya?

Secara pribadi bagi saya, bertepatan dengan Gempa di Sumatera Barat, komputer saya pun mengalami bencana. Selama berhari-hari saya tidak dapat online dari kos, sehingga terpaksalah si kompi dibawa ke toko langganan untuk diservis ini dan itu. Komputer pun sehat kembali, tapii….

giliran internet yang down. Sampai saat menulis ini, internet di kos masih bermasalah, sehingga memaksa saya untuk nyobain berbagai mobile broadband service. Sejauh ini masih mengecewakan sayangnya. Tapi saya yakin pasti sembuh. Demikian juga bagi Padang dan daerah lain yang tergoyangkan di Sumatera Barat.

Lihatlah Aceh dengan tsunaminya, lihatlah Yogyakarta dengan gempanya, lihatlah Tasik dan Situ Gintung. Semua akan pulih jika kita bersemangat untuk pulih. Maafkan kami yang belum mampu membayangkan kesengsaraan yang ditimbulkan akibat gempa ini sehingga menumpulkan wujud simpati dan rasa belasungkawa.

Saya percaya,

Jika ini memang kiamat, Yang Mahakuasa pasti menunjukkan jalan dan kehendak-Nya atas kita

Jika ini bukan kiamat, mari kita bahu membahu memberikan support dan semangat untuk setiap korban sembari berdoa.

Jika Ia menginginkan kita menghadap-Nya saat ini juga. Jangankan hal-hal yang penting, hal-hal yang tidak penting sekalipun tak akan sempat kita lakukan.

Ciptakanlah kebahagiaan saat ini juga dan nikmati seluruh sisa hidup kita sepenuhnya.

oh RINDUnyaaaaa~

Posted by The Observer | Posted in Sama Sekali Ga Penting | Posted on 03-10-2009

1

Jujur dari lubuk hati yang paling dalam,,saya mau minta maaf sama para LB’ers…

oh oh nooo….bukan karna ikut2an tren lebaran…bukan..!

tapi karna saya uda keterlaluan lamanya vacuum dari webblog yang dashyat kesintingannya ini….

well,,since this apologize is considered to be one of the unimportant thing,so it is qualified to be one of the most popular articles in this site..ngahahhahaha…

jadi sesungguhnya saya rindu menulis disini…dan permintaan maap ini cuman sebagai alasan untuk mulai menulis lagi…deterima kan???

::melotot::

hehehhehe