Featured Posts

#365smiles Project Satu kalimat yang paling pantas untuk mengawali artikel ini tentu saja tidak lain dan tidak bukan adalah Sebuah ucapan "HAPPY NEW YEAR 2011" Sebuah awal baru untuk mengawali serangkaian kisah indah,...

Read more

Mencuci itu Perlu Gara-gara tadi pagi ngetweet bahwa buat gue Mencuci itu sama dengan Meditasi, jadinya malah ketemu beberapa filosofi tentang mencuci dan pakaian yang bisa diterapkan dalam suatu hubungan. Jarang-jarang...

Read more

Makin Banyak Persoalan = Makin Banyak Jawaban? [caption id="attachment_227" align="aligncenter" width="280" caption="taken from www.thisnext.com "][/caption] “Gimana caranya masukin gajah ke dalam kulkas?” Buat generasi yang tumbuh di era...

Read more

Mari Menyumbang Tiga bencana yang terjadi dalam waktu berdekatan belakangan ini mengingatkan kita untuk senantiasa waspada dan peduli sebagai sesama manusia. Tim Lampu Biru mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya...

Read more

Keragaman Perayaan Siapa yang 10-10-10 kemarin dapet undangan pernikahan lebih dari satu? Ngacung! Mbok ya saya dibagi gitu.. Soalnya saya satu pun ndak dapet. :( *nangis* Kemungkinannya ada dua sih : Rata-rata...

Read more

Ngelamunin DUIT~

Posted by The Observer | Posted in Rame Rame | Posted on 15-10-2010

Tags: ,

0

Sore-sore nunggu pulang kantor enaknya ngebayangin:

Harga BMW jadi cuma IDR 700.000-ansepatu NINE WEST jadi Cuma IDR 900-an… makan ketoprak cuma IDR 8cincin kawin jadi cuma IDR 8.000-an sepasang…

Tapi hal yang miris adalah: gaji sebulan jadi tinggal IDR 2.000-an *saya kayak ngerasa balik ke era 90-an di kala saya masi SD, dikasi sangu IDR 2000 sehari*

Nyunyunyunyu~

Namanya juga redenominasi *sibak rambut*

(cuma dengan bisa mengeja dan melafalkan kata itu dengan benar, gw ngerasa amat sangat pinter. Kebayang kan level otak gw ada dimana?)

Eh, tapi ternyata di saat saya sibuk berimajinasi liar ttg redenominasi, banyak yg rebut-ribut mempertentangkan itu. Hmm…seilidik punya Si Kidik, ternyata yg protes itu takut bahwa redenominasi sama dengan sanering atau pemotongan nilai uang yg kejadian di taun 65 dulu… well, sebagai seorang yg sangat awam dari istilah ekonomi, teman saya berbaik hati menjelaskan demikian:

Redenominasi itu tujuannya untuk menyederhanakan nominal dengan mengurangi banyaknya angka nol dalam mata uang rupiah. Misalnya nih, uang Rp 1.000.000 nantinya menjadi Rp 1.000 , tapi nilainya tidak berkurang. Jadi beda ama sanering alias pemotongan nominal mata uang yang disertai pula dengan penurunan nilainya. Dulu banget kita pernah mengalami sanering karna inflasi kita sampe 650% setaun, skarang dg tingkat inflasi yg cuma 6.25%, kita ga perlu nurunin nilai mata uang Rupiah. Sanering dilakukan oleh negara2 yg inflasinya parah, sedangkan redenominasi dilakukan oleh Negara yg ekonominya SEHAT. Israel, Turki, Jerman, Korsel, China, Brazil juga melakukan redenominasi, biar lebih gampang transaksinya, nominalnya ga ribet…”

Yayaya… alergi bahasa ekonomi saya kambuh, tapi saya bersyukur, saya mendapat setitik pencerahan ttg istilah aneh itu :D

Hmmm.. anyway, lepas dari setuju-ga setuju, saya sekarang sedang berusaha melafalkan redenominasi  3 kali berturut-turut dengan cepat dan tanpa salah..

Have a great evening all :D

Write a comment