Featured Posts

#365smiles Project Satu kalimat yang paling pantas untuk mengawali artikel ini tentu saja tidak lain dan tidak bukan adalah Sebuah ucapan "HAPPY NEW YEAR 2011" Sebuah awal baru untuk mengawali serangkaian kisah indah,...

Read more

Mencuci itu Perlu Gara-gara tadi pagi ngetweet bahwa buat gue Mencuci itu sama dengan Meditasi, jadinya malah ketemu beberapa filosofi tentang mencuci dan pakaian yang bisa diterapkan dalam suatu hubungan. Jarang-jarang...

Read more

Makin Banyak Persoalan = Makin Banyak Jawaban? [caption id="attachment_227" align="aligncenter" width="280" caption="taken from www.thisnext.com "][/caption] “Gimana caranya masukin gajah ke dalam kulkas?” Buat generasi yang tumbuh di era...

Read more

Mari Menyumbang Tiga bencana yang terjadi dalam waktu berdekatan belakangan ini mengingatkan kita untuk senantiasa waspada dan peduli sebagai sesama manusia. Tim Lampu Biru mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya...

Read more

Keragaman Perayaan Siapa yang 10-10-10 kemarin dapet undangan pernikahan lebih dari satu? Ngacung! Mbok ya saya dibagi gitu.. Soalnya saya satu pun ndak dapet. :( *nangis* Kemungkinannya ada dua sih : Rata-rata...

Read more

Pink

Posted by Nico | Posted in #30HariMenulisSuratCinta | Posted on 26-01-2012

0

Pink,

Aku lelah,

Kita sudahi saja ya permainan kita.

Aku harus kembali pada kekasihku,

Ada masa depan yang ingin kubangun bersamanya,

Kamu bagaimana?

Sudah tahu harus berlabuh ke mana?

Atau memang selamanya ingin terapung-apung di lautan bebas?

Bersamamu itu bagaikan naik roller coaster

Senang iya, Takut iya, Tegang iya, Ketagihan iya..

Kamu adalah akumulasi ekstasi yang berwujud emosi

Kenikmatan sesaat yang dicari setiap manusia,

Tapi bukan untuk dirasakan selamanya.

Kamu datang saat aku didera rasa hampa

dan Aku pergi saat tersentak oleh rasa bersalah

Apa yang kita miliki, tercipta memang hanya untuk sementara

Aku tidak ingin mengusirmu dari hidupku

Tapi aku pun tidak tega membiarkanmu berdiri sendiri,

Saat aku membimbing tangan kekasihku di Altar suatu hari nanti

Hidup adalah pilihan,

Sayangnya,

Kamu bukan.

Pink,

Tutuplah episode hidupmu yang kelam ini,

Mulailah semuanya dari awal selama belum terlambat

Kita semua pernah melakukan kesalahan di dalam hidup

Namun itu tidak pernah berarti kita hidup untuk melakukan kesalahan

Ah,

Aku tahu betapa munafiknya untuk mengatakan itu.

Tapi malam ini aku akan menceritakan semuanya pada kekasihku

Jika ia menerima permohonan maafku,

Dengannya lah aku akan menghabiskan sisa hidupku.

Jika ia tidak memaafkanku,

Dan hubungan yang telah kami bina selama 1,5 tahun ini harus berakhir,

Maka terjadilah.

Aku akan menikahi selingkuhanku yang lain.

Bukan kamu, tentu saja.

Selamat malam Pink,

Selamat tinggal.

Write a comment