Posted by Nico | Posted in #30HariMenulisSuratCinta | Posted on 03-02-2012
0
Kepada Sang Pemilik Semesta,
Yang kami sembah dalam berbagai nama.
Kapan terakhir kali Anda menyimak dunia?
Untuk menyaksikan perkara-perkara yang terjadi di dalamnya,
Atau sekadar jalan-jalan menikmati keindahan yang masih tersisa.
Tidak ada yang di luar rencana, ya?
Yang harusnya terjadi, memang terjadi
Yang belum terjadi akan tetap menjadi misteri
Seperti Cinta.
Itu buatanmu, atau buatan manusia?
Yang pasti intepretasinya selalu berbeda-beda,
Bahkan sebagian ada yang menamakannya Agama.
Posted by Nico | Posted in #30HariMenulisSuratCinta | Posted on 31-01-2012
0
Halo Ester,
Kemarin aku pinjem buku kamu,
Sebenernya bukan buat aku baca.
Tapi cuma buat nyelipin surat ini.
Sabtu besok kamu mau ke mana?
Kalo belum ada acara, gue mau ngajak keluar makan.
Katanya ada resto yang enak di simpang Lapangan Bola.
Jangan khawatir, kalo enak, gue yang bayarin.
Kalo nggak enak, kita suruh abangnya yang bayar.
Kalo kamu mau ajak temen-temenmu juga boleh.
Lily, Elisabeth, atau Maria.
Besok pulang sekolah, gue tunggu di kantin Bang Rojali.
Kabarin ya..
(Ps. Surat ini sudah mengalami penyesuaian dari Bahasa Palembang, Dan nama tokoh-tokoh di dalamnya disamarkan)
Posted by Nico | Posted in #30HariMenulisSuratCinta | Posted on 31-01-2012
0
Palembang, February 13th, 1998.
Dear Felicia,
Here I am, speaking on behalf of David, one of my oldest buddy,
Your lover,
Who recently had a motorbike accident.
And failed to survive.
I know how hard it is for you to face all of this.
We all love him just almost as much as you do.
He is a very good guy.
And I believe he already did his best to give you all of his tenderness,
By loving you each and every day in your relationship.
I know David since we were still an infant.
And eventhough this may not be the exact words you’ll hear from him if he’s alive..
You can trust me, this is exactly what he wants you to know at this moment..
…
Posted by Nico | Posted in #30HariMenulisSuratCinta | Posted on 31-01-2012
0
Selamat memasuki usia kepala 3, Yannie.
Semoga semuanya menjadi semakin baik dari waktu ke waktu.
Aku juga mendoakan yang terbaik bagi putri kesayanganmu, Regina.
Setelah 7 tahun kita tidak bertemu, pasti kamu sudah lupa banyak hal tentangku.
Aku baik-baik saja, Yan.
Masih mencoba mengarungi dunia dengan semangat yang sama,
Beberapa kali menemukan tempat berlabuh yang penuh kenangan,
Hingga akhirnya kembali berangkat mengejar angan-angan.
Aku masih sama naifnya seperti ketika dulu kamu menemukanku dalam kesendirian.
Masih gampang tertawa dan terharu atas hal-hal sederhana.
Masih gemar berdebat dalam canda, dan terlalu santai ketika (harusnya) serius.
Posted by Nico | Posted in #30HariMenulisSuratCinta | Posted on 29-01-2012
0
Kids,
When I told you that you can ask me anything, and I’ll try my best to answer,
I was not hoping you’d ask me this question.
But still,
As I said, I’ll try my best to answer..
And please don’t let her know this,
(She’ll thinks I’m cheesy, though we all knew she liked it, don’t we?)
Well,
Before I met your mom, I’ve dated several other girls.
Some of them were kind,
Some of them were cute,
Some of them were smart,
And there’s this one girl, who has all of it,
Obviously, She was not your mom. *smirk*