Featured Posts

#365smiles Project Satu kalimat yang paling pantas untuk mengawali artikel ini tentu saja tidak lain dan tidak bukan adalah Sebuah ucapan "HAPPY NEW YEAR 2011" Sebuah awal baru untuk mengawali serangkaian kisah indah,...

Read more

Mencuci itu Perlu Gara-gara tadi pagi ngetweet bahwa buat gue Mencuci itu sama dengan Meditasi, jadinya malah ketemu beberapa filosofi tentang mencuci dan pakaian yang bisa diterapkan dalam suatu hubungan. Jarang-jarang...

Read more

Makin Banyak Persoalan = Makin Banyak Jawaban? [caption id="attachment_227" align="aligncenter" width="280" caption="taken from www.thisnext.com "][/caption] “Gimana caranya masukin gajah ke dalam kulkas?” Buat generasi yang tumbuh di era...

Read more

Mari Menyumbang Tiga bencana yang terjadi dalam waktu berdekatan belakangan ini mengingatkan kita untuk senantiasa waspada dan peduli sebagai sesama manusia. Tim Lampu Biru mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya...

Read more

Keragaman Perayaan Siapa yang 10-10-10 kemarin dapet undangan pernikahan lebih dari satu? Ngacung! Mbok ya saya dibagi gitu.. Soalnya saya satu pun ndak dapet. :( *nangis* Kemungkinannya ada dua sih : Rata-rata...

Read more

Makin Banyak Persoalan = Makin Banyak Jawaban?

Posted by Nico | Posted in Rame Rame | Posted on 23-11-2010

Tags: , , ,

0

taken from www.thisnext.com

Gimana caranya masukin gajah ke dalam kulkas?

Buat generasi yang tumbuh di era pra-blackberry, bahkan pra-handphone seperti saya.. Pertanyaan semacam ini bukanlah sesuatu yang asing terdengar sehari-hari.

Meskipun jawaban-jawaban dari pertanyaan semacam ini rata-rata absurd, namun itulah 3 menit hiburan yang mampu mengakrabkan satu orang dengan yang lainnya di generasi kami.

Lalu, apakah ada Credit bagi yang pertama kali menciptakan teka-teki semacam itu? Hingga saat ini, saya bahkan tidak tahu sama sekali.

Humor itu alami, jujur, dan milik semua orang. Baru kemarin saya membaca artikel di sini bahwa tertawa itu refleks spontan, sementara menangis butuh proses. Jadi, mungkin, para penemu teka-teki dan jokes merasa tidak perlu menambahkan ‘copyright’ atau ‘trademark’ ke dalam temuan mereka. Selama hal tersebut berhasil membuat orang lain tertawa, itu sudah lebih dari cukup.

Kita, masyarakat urban yang sehari-harinya dihimpit oleh berbagai tekanan pekerjaan, infrastruktur kota yang amburadul, hingga persoalan-persoalan pribadi, adalah manusia-manusia yang paling banyak butuh hiburan. Dan di dalam dunia hiburan, tertawa adalah candu.

Konsep yang sama berlaku di Twitter.

Jangan heran, jika sebagian besar account yang kita follow adalah account-account yang mampu menghibur kita, atau setidaknya mampu menghasilkan senyum kecil di tengah sibuknya beraktivitas.

Sehingga jangan heran pula, jika account para ‘pelawak digital’ rata-rata memiliki follower dan influence yang besar di twitter. Tidak hanya itu, tweet-tweet absurd, aneh, dan lucu yang mereka tampilkan sehari-hari mendapatkan komposisi Retweet yang tidak sedikit dari para followernya.

Fenomena #SoalSoal

Umumnya, orang akan kesal jika diberi beragam persoalan bukan?

Mari Menyumbang

Posted by Nico | Posted in Rame Rame, Wajib Tau | Posted on 27-10-2010

Tags: , ,

0

Tiga bencana yang terjadi dalam waktu berdekatan belakangan ini mengingatkan kita untuk senantiasa waspada dan peduli sebagai sesama manusia.

Tim Lampu Biru mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi semua  keluarga korban yang tertimpa musibah. Yang bisa kami lakukan hanyalah berdoa dan menyumbang sekedarnya serta berharap bencana segera berlalu.

Bagi teman-teman yang ingin turut membantu, berikut ini rangkuman nomor rekening dan tempat-tempat yang dapat digunakan sebagai acuan untuk menyumbang. Mohon dikonfirmasi ulang bila ada informasi yang salah. Dan mari kita bantu meringankan beban yang saat ini sedang mereka hadapi.

Untuk donasi berupa uang :

Bank Mandiri KCP JKT Krakatau Steel
No. Rekening : 070-00-0011601-7
Atas nama : Palang Merah Indonesia

Bank BRI
No. Rekening : 0390-01-000030-3
Atas nama : Palang Merah Indonesia

Bank BCA KCU Sudirman
No. Rekening : 035.311223.3,
Atas nama : Kantor Pusat PMI (Perhimpunan PMI)

Donation in USD can be transferred to Indonesian Red Cross account in
Bank Mandiri, Wisma Baja Jkt branch,
Account Number: 070-00-0584905-9

Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) :
BCA cabang Gajah Mada Jakarta
No Rekening : 0123021433

Aksi Cepat Tanggap

BCA No. rekening : 676 030 3133,

Mandiri No. rekening : 128 000 4723 620,

BNI Syariah No. rekening : 009 611 0239

Untuk bantuan selain Uang :

Dokter, Perawat, dan sukarelawan untuk diberangkatkan ke Melawai,
Hubungi : 6530 3150 / 6530 2707
atau email ke : binamandiri@cbn.net.id

Untuk yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya,

Sumbangan dapat diberikan melalui Komunitas CahAndong, follow twitter mere @cahandong

Pengumpulan kaos dan koin untuk Merapi dan Mentawai,
Silahkan bawa langsung ke Jl Langsat I No 3A dengan Ipul atau Antyo
Donasi juga bisa dikumpulkan saat Pesta Blogger+ 2010, Sabtu 30 Oktober 2010 di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta.

Follow Account @palangmerah , @jalinmerapi dan @IBUFoundation di Twitter untuk informasi terkini.

Sedikit bantuan dari kita akan sangat besar artinya bagi mereka. Bila ada informasi tambahan, silahkan ditambahkan di kolom Comment.

Mari menyumbang..

Keragaman Perayaan

Posted by Nico | Posted in Rame Rame, Wajib Tau | Posted on 22-10-2010

Tags: , ,

2

Siapa yang 10-10-10 kemarin dapet undangan pernikahan lebih dari satu? Ngacung!

Mbok ya saya dibagi gitu.. Soalnya saya satu pun ndak dapet. :( *nangis*

Kemungkinannya ada dua sih :

  1. Rata-rata temen seangkatan saya udah pada menikah
  2. Porsi makan saya di acara nikahan emang agak, ehm… kalo ngga mau dibilang, lebih dari sebagaimana mestinya, gitu.

Tapi tampaknya memang temen seangkatan saya udah pada nikah. Guenya kapan? (Daripada ditanya, mending nanya sendiri duluan)

Jawabnya nanti, setelah Pesta Blogger.

(Tapi Pesta Blogger tahun berapa ndak janji ya..)

Ngomong-ngomong soal Pesta Blogger, saya sangat berharap untuk bisa hadir di acara akbar nan wajib bagi para blogger itu tahun ini.

Alasannya?

Hoax

Posted by Nico | Posted in Curhat | Posted on 15-10-2010

Tags: , ,

0

Halo Bai, Ini Mama

Do u know what is the most impressive thing about technology development?

For me, is The way technology enhance the people’s ability to do Good..

or Bad.

Today I’m going to discuss the later.

Here’s a story we might already have known :

Jatuh Hati pada Pria Bule, Uang Rp 14 Juta Hasil Pinjaman Melayang

Jakarta – Jangan gampang percaya dengan orang, apalagi yang baru saja dikenal. Pesan itu mungkin cocok untuk Jenice, bukan nama sebenarnya. Gadis itu harus kehilangan Rp 14 juta karena jatuh hati terhadap pria bule bernama Williams Jones. Kepada Jenice, pria yang mengaku tinggal di Manchaster, Inggris, itu berprofesi sebagai insinyur. Willy, demikian pria itu ingin disapa, merupakan duda dengan satu anak. “Dia itu mengaku duda satu anak. Dia bilang, sangat sayang sama anak-anak,” kata Jenice saat berbincang dengan detikcom, Selasa (31/8/2010). Jenice mengatakan, perkenalannya dengan Willy dimulai saat dirinya bergabung ke jejaring sosial Tagged.com, Juli lalu. Saat itu, Willy mengiriminya sebuah email dan mengajak berkenalan.

Selengkapnya di Detik.com

Lain lagi dengan kasus yang baru-baru ini menimpa orang terdekat saya,

Tiba-tiba saja account Yahoo nya tidak dapat diakses. Usut punya usut, ternyata account tersebut telah diambil alih oleh orang tak bertanggung jawab, yang menggunakannya untuk mengakses facebook, Yahoo Messenger, serta menghubungi teman-teman terdekat korban dengan tujuan meminta uang.

Account tersebut dikembalikan keesokan harinya teriring permintaan maaf dari sang pelaku, disertai penjelasan mengapa ia membutuhkan uang. Namun, semulia apa pun penjelasannya, apakah kita rela jika account yang berisi informasi-informasi pribadi kita digunakan oleh orang lain untuk menipu?

Akhirnya Datang Juga

Posted by Nico | Posted in Rame Rame | Posted on 15-10-2010

Tags: , ,

0

Growing up is sucks.

That’s what I thought when I was 14,

Pikiran itu muncul ketika menyaksikan lelahnya Ayah bekerja mencari nafkah, dan Ibu yang pontang-panting mengurus rumah tangga, Pak Harun, teknisi papa yang sepanjang hari berlumuran oli motor, hingga Bu Minah yang setiap hari keliling kota berjalan kaki di bawah terik matahari sambil menjajakan jamu.

Intinya, saya memutuskan jika sudah dewasa kelak, saya akan menciptakan formula untuk masuk kembali ke tubuh saya di masa lalu sebagai seorang anak kecil.

Dan sejak saat itu saya rajin memeriksa laci meja belajar. Kalau-kalau Doraemon kesulitan keluar dari sana.

Tapi akhirnya sekarang saya sadar bahwa pikiran-pikiran konyol seperti itu sama sekali tidak masuk akal.

Mungkin karena sekarang saya berusia 17 tahun.